Dalam dunia psikologi, ada berbagai teori yang digunakan untuk menentukan kepribadian seseorang, salah satunya adalah MBTI. MBTI (Myer Briggs Type Indicator) adalah tes kepribadian yang dikembangkan oleh Katherine Cook Briggs dan putrinya Isabel Briggs Myer.

Kepribadian dalam MBTI terbagi ke dalam 16 kepribadian yang diambil dari 4 skala kecenderungan, yaitu Introvert vs Extrovert, Intuition vs Sensing, Feeling vs Thinking, Perceiving vs Judging. Kepribadian-kepribadian tersebut nantinya dinyatakan dalam singkatan yang menyatakan kecenderungan tadi, seperti ENFP, ENFJ, INFP, INTJ, dan lain sebagainya.

Salah satu dari kepribadian MBTI yang menarik perhatian adalah INFJ (Introvert, Intuition, Feeling, Judging). INFJ disebut-sebut sebagai kepribadian yang langka karena hanya kurang lebih 1 persen dari populasi dunia yang mempunyai kepribadian INFJ ini.

Lalu bagaimana, sih, karakter dari si INFJ ini?

1. Intuisi yang Kuat dan Empati yang Tinggi

Orang yang berkepribadian INFJ memiliki intuisi yang sangat kuat dan jarang sekali meleset. Mereka bahkan bisa langsung menilai seseorang ketika pertama kali bertemu, jadi bisa langsung suka atau tidak suka.

Dengan intuisi yang kuat itu, para INFJ bisa dengan mudah mengetahui jawaban dari sesuatu dengan selali lihat. Oleh karena itu, INFJ juga memiliki rasa empati yang tinggi. Dengan empati yang begitu tinggi, mereka juga sangat peduli kepada orang-orang di sekitarnya.

Mereka akan berusaha menyenangkan orang-di sekitarnya bahkan hinggaengorbankan kebahagiaannya sendiri. Seringkali, INFJ kesulitan untuk mengekspresikan emosi mereka sendiri.

2. Pendiam tetapi Sangat Mudah Berbaur dengan Orang yang Dirasa Nyaman

INFJ termasuk dalam kepribadian Introvert, pribadi yang lebih diam. Tapi jangan salah artikan bahwa INFJ anti sosial atau tidak mau berinteraksi dengan orang lain. Mereka hanya sedang mengamati lingkungan dan suasana atau sedang mengisi ulang ‘baterainya’.

Para INFJ dapat dengan mudah bergabung dengan orang-orang yang dirasa nyaman. Tetapi, ada kalanya INFJ menarik diri untuk sendirian dan mengisi ulang ‘baterai’ karena bagi INFJ bersosialisasi adalah hal yang cukup melelahkan.

3. Perfeksionis

INFJ adalah orang yang selalu mengharapkan kesempurnaan atau perfeksionis. Oleh karena itu, mereka bisa saja akan mempeljarai banyak hal dan mengembangkan diri untuk mencapai hidup yang mereka anggap sempurna itu.

4. Pemimpi

INFJ juga seorang pemimpi. Saat orang lain membicarakan hal-hal yang tidak berguna, seorang INFJ bisa saja sedang memikirkan hal-hal seperti arti kehidupan, perjalanan lintas kehidupan, dan hal-hal tidak biasa dan epik lainnya. Meskipun pada akhirnya, apa yang dipikirkannya itu tidak ia bicarakan kepada siapapun.

Sebagai seorang pemimpi, INFJ tidak hanya memimpikan suatu hal, tetapi juga pasti akan sangat berusaha untuk mewujudkannya. INFJ bisa menjadi seorang yang berkemauan kuat dan keras kepala ketika itu mengenai mimpinya.

Itulah beberapa karakteristrik kepribadian INFJ. Masih banyak karakteristik INFJ yang lain yang tidak bisa disebutkan satu per satu disini. Lalu, apakah kamu sendiri termasuk ke dalam tipe INFJ si kepribadian langka?