Gaya interior Skandinavia yang simpel, minimalis dan terlihat modern membuatnya semakin disukai masyarakat dewasa ini. Penataan rumah ala Skandinavia yang lebih menekankan pada fungsi dan kepraktisan sangat cocok Anda terapkan di rumah yang membutuhkan suasana baru nan segar. Seperti apa penerapan gaya Skandinavia di rumah? Berikut caranya.

Tips Dekorasi Rumah Ala Skandinavia

Menekankan pada fungsi

Orang-orang yang hidup di kawasan Skandinavia seperti Norwegia, Denmark, Swedia, Finlandia dan Islandia lebih mengutamakan fungsi furnitur dalam mendekorasi rumah mereka. Maka tak mengherankan jika masyarakat Skandinavia sering menggunakan furnitur multifungsi dengan desain yang praktis, sederhana dan minim hiasan.

Perabotan yang mereka letakkan di dalam rumah disesuaikan dengan kebutuhan ruangan dan penghuninya serta jauh dari kesan berlebihan. Anda bisa menerapkan gaya Skandinavia dengan menggunakan perabotan multifungsi seperti meja ruang tamu yang memiliki kompartemen untuk penyimpanan barang-barang berukuran kecil, memanfaatkan tumpukan buku sebagai tempat menaruh vas bunga atau lampu baca.

Perhatikan pencahayaan

Pencahayaan menjadi elemen penting dalam gaya interior Skandinavia. Hal ini tak lepas dari kondisi kawasan Skandinavia yang mengalami musim dingin lebih panjang daripada musim panas. Masyarakat di kawasan tersebut hanya bisa merasakan matahari sekitar 2 – 3 jam sehari sehingga mereka ahli dalam mendesain ruangan agar bisa memperoleh cahaya yang optimal.

Anda juga bisa mencontoh apa yang dilakukan oleh orang-orang Skandinavia itu salah satunya yakni dengan menggunakan jendela berukuran besar atau menambahkan skylight di atap rumah. Langkah ini tak hanya mengoptimalkan cahaya yang masuk ke dalam ruangan tapi juga menghemat listrik akibat minimnya penggunaan lampu di siang hari.

Gunakan warna alami

Untuk bisa memperoleh kesan Skandinavia yang kental, gunakan warna-warna alami pada furnitur maupun dinding ruangan. Warna-warna alami dan elemen yang bernuansa alam seperti motif floral, furnitur berwarna putih atau furnitur kayu alami bisa dimasukkan sebagai elemen dekorasi ruangan.

Gaya Skandinavia juga menitikberatkan pada penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan serta berusaha memasukkan suasana luar ke dalam rumah. Anda bisa menerapkannya dengan menggunakan furnitur daur ulang yang dicat ulang dengan warna-warna pastel atau memasukkan tanaman hidup ke dalam elemen dekorasi ruangan.

Beberapa jenis tanaman hijau yang sering dimasukkan ke interior Skandinavia adalah tanaman sejenis sukulen, kaktus mini, lidah mertua, karet kebo, janda bolong atau bonsai.

Berikan sentuhan modern

Masyarakat skandinavia dikenal terdepan dalam hal inovasi teknologi desain interior. Tak mengherankan jika Anda bisa menemukan berbagai merk produk-produk interior dari Skandinavia yang menawarkan kemudahan dan kecanggihan guna mengakomodasi kehidupan manusia modern.

Anda bisa memasukkan sentuhan modern ini di rumah dengan menambahkan elemen dekorasi khas Skandinavia seperti meja dengan charger wireless dari IKEA, speaker portable dengan desain unik dari B&O atau perabotan gaya minimalis dari BoConcept.

Menambahkan tekstur pada elemen interior

Berbeda dengan gaya interior minimalis yang sering menggunakan elemen interior dengan permukaan yang licin, tidak bertekstur dan terlihat rapi, elemen interior yang terkesan berantakan dan bertekstur justru sering ditemukan di gaya interior Skandinavia.

Anda bisa menambahkan elemen interior seperti menggunakan seperangkat perlengkapan ranjang berbahan kain linen atau menambahkan throw blanket di ruang keluarga. Adanya elemen interior yang berantakan dan alami membuat ruangan tidak terkesan kaku dan terlihat lebih natural.

Dengan menerapkan tips-tips dekorasi ala Skandinavia di atas, Anda bisa membuat suasana rumah jadi lebih segar dan tampak berbeda. Jika memiliki dana terbatas, tak ada salahnya menggunakan furnitur bekas yang dicat ulang atau membuat sendiri furnitur-furnitur yang Anda butuhkan guna melengkapi suasana Skandinavia di rumah.